Minggu, 10 Oktober 2010

Cara Penyimpanan, Konsumsi dan Daya Tahan

* CARA PENYIMPANAN DAN DAYA TAHAN


Agar Susu Murni dapat bertahan lama hingga 2-3 minggu mulai dari tanggal pengiriman, susu kambing harus dalam keadaan beku yang disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu -24 Derajat Celcius.

* CARA MENGKONSUMSI

HANGAT : Susu cukup direndam di air panas yang berasal dari termos atau dispenser ke dalam baskom, secara berulang ulang hingga susu terasa hangat kuku.

DINGIN : Susu dibiarkan dalam suhu ruang selama 30 menit selanjutnya susu diremas hingga hancur, kemudian dituangkan ke dalam gelas.

MINUMAN SEGAR : Susu Kambing dapat pula dicampur dengan sari kacang hijau, madu, minuman bersoda, alpukat, jahe dll. Dengan cara diaduk atau diblender.

TIDAK DISARANKAN : susu kambing murni tidak dianjurkan dimasak hingga mendidih diatas kompor karena dapat merusak kandungan vitamin dan flourine dalam susu

Ciri-ciri Susu Kambing Dalam Keadaan Baik

- Ciri-ciri susu kambing murni yang dalam keadaan baik dapat mudah dikenal dari fisiknya sebagai berikut :
1. Bila kondisi beku -18 derajat susu harus terlihat berwarna kekuning-kuningan (kandungan kalsium tinggi)
2. Mudah cair dalam suhu ruang (kandungan air rendah)
3. Mudah diremas setelah dikeluarkan 30 menit dari freezer
4. Aroma susu tercium dengan rasa sedikit manis dan gurih
5. Krim susu dengan air menyatu dan tidak pecah/menggumpal
6. Bau khas kambing tidak tercium menyengat

- Ada beberapa faktor yang menyebabkan susu kambing murni menjadi berubah diantaranya :

1. Susu sudah melebihi batas waktu penyimpanannya
2. Suhu tempat penyimpanan yang tidak standart/tidak stabil
3. Mengalami beberapa kali cair kemudian membeku kembali
4. Kebersihan kandang yang tidak terjaga serta pakan yang kurang berkualitas
5. Tercampur dengan kolostrum susu kambing pada awal masa kelahiran

Susu Kambing Segar dan Murni adalah Minuman Terbaik Para Olahragawan

Para olahragawan yang ingin meningkatkan stamina, kekuatan dan performa akan sangat terbantu apabila secara rutin mengkonsumsi susu kambing karena faktor pertumbuhan dan zat gizi didalam susu memungkinkan olahragawan berlatih lebih keras, waktu pemulihan juga akan lebih cepat.
Susu Kambing dapat membantu melindungi sistem imun tubuh dari kram (rigor) dan keseleo (strain) akibat latihan yang intensif. Faktor pertumbuhan dalam susu kambing yang telah diketahui kaya akan protein yang merupakan makanan tambahan alami yang sempurna untuk para olahragawan dan individu yang giat dalam aktivitas olah raga.
Kandungan protein yang terdapat di dalam susu kambing mampu menghambat penurunan daya tahan tubuh akibat latihan fisik yang berat, karena itu susu kambing sangat cocok bagi olahragawan yang aktif serta meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit dan virus. Aktifitas olahragawan tak luput dari resiko terjatuh atau cedera olehkarenanya susu kambing sangat baik untuk proses penyembuhan baik luka dalam maupun luka luar, karena mengandung asam amino Glutamine (asam amino yang penting untuk pembentukan masa tubuh dan daya tahan tubuh).
Karena kandungan proteinnya tinggi, susu kambing sangat baik untuk pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh. Ia merupakan sumber protein yang murah tetapi bermutu tinggi. Secangkir susu kambing yang setara 244 g mengandung protein 8,7 g. Bandingkan dengan susu sapi yang hanya mengandung protein 8,1 g.
Protein yang terdapat pada susu kambing mencakup 22 asam amino termasuk 8 asam amino esensial seperti isoleusin, leusin, dan fenilalanin. Asam amino esensial di dalam tubuh merupakan senyawa penting pembentuk sejumlah senyawa hormon dan jaringan tubuh. Susu kambing juga sumber mineral kalsium, fosfor, kalium, riboflavin (vitamin B2), dan protein.
Energi yang dihasilkan olahragawan salah satunya berasal dari kadar lemak yang terkandung dalam susu kambing. Rantai asam lemak susu kambing lebih pendek dibanding susu sapi sehingga lebih mudah dicerna dan diserap sistem pencernaan manusia untuk menghasilkan energi, sehingga tidak tertimbun sebagai lemak.

Susu Kambing dengan protein tinggi membantu membesarkan otot (Muscle) atau Gainer membantu yang kurang berat badan (kurus) ingin meningkatkan berat badan dan membentuk otot.

AYO TINGKATKAN TERUS MASSA OTOTMU dengan mengatur pola makan yang sehat dan banyak MENGANDUNG PROTEIN

Manfaat Susu Untuk Kecantikan

Manfaat susu memang tak diragukan lagi. Berbagai produk kosmetik berformula susu kini amat digemari, termasuk sabun susu kambing dan cream susu kambing. Zat-zat yang terkandung dalam susu, apabila dimanfaatkan secara tepat dapat digunakan untuk merawat kecantikan. Namun tahukah anda bahwa susu bubuk atau susu tepung dalam kemasan pun dapat digunakan untuk perawatan kecantikan kulit tubuh sehari-hari? Tentu saja anda dapat membedakan dengan menggunakan susu segar kambing etawa sebagai pembandingnya.
Susu yang kaya kandungan zat asam beta hydroxy alami, kini sering dijadikan campuran untuk lulur. Campuran ini tak saja berfungsi sebagai peeling yang mengikis kotoran dan sel kulit mati, namun mampu mencerahkan kulit hingga terlihat lebih halus dan tidak bersisik. Selain itu, kandungan protein dalam susu juga berguna sebagai suplai nutrisi yang berfungsi melembabkan sekaligus melapisi permukaan kulit agar lebih halus dan kenyal. Beberapa fungsi susu untuk kecantikan antara lain, perawatan kecantikan rambut, kulit dan kuku.

1. Membantu pengelupasan sel kulit mati
Sel-sel kulit mati terkadang sulit terkelupas. Sulitnya terkelupas mengakibatkan kulit nampak kusam. Susu dapat membantu proses pengelupasan sel kulit mati. Selain itu, kandungan vitamin A susu dapat pula memberikan kelembaban terhadap kulit.
2. Mengurangi iritasi kulit
Kulit sensitif mudah terkena iritasi. Susu juga kaya akan lactic acid, eksfolian yang super lembut sehingga tersingkap kulit yang lebih segar dan tampak lebih muda tanpa menimbulkan kemerahan di wajah serta tidak membuat kulit mengelupas atau pun iritasi. Caranya mudah, cukup basuhkan susu pada kulit yang terkena iritasi dan biarkan mengering sendiri.
3. Membuat wajah bercahaya
Jika Anda ingin mendapat kulit bercahaya sehingga enak dipandang. Tak salah melalukannya dengan susu. Campurkan dua sendok makan susu dan satu sendok madu serta dua sendok makan air hangat. Kemudian oleskan pada wajah dan biarkan mengering dan kaku. Diamkan beberapa saat, lalu bilas dengan air hangat. Pandangi wajah di kaca setelah beberapa hari, pastinya lebih cerah.
4. Mengecilkan pori
Akibat pori-pori membesar membuat orang hilang percaya diri. Susu dapat memperkecil pori-pori yang besar dan terbuka.
5. Mencegah penuaan dini
Memasuki usia 30 tahun ke atas, kulit mulai menampakkan tanda-tanda penuaan. Agar kulit tetap terjaga dan nampak kencang bisa melalui masker wajah yang terbuat dari bahan dasar yoghurt. Cukup campurkan dua sendok vitamin E dengan dua sendok teh madu dan jus lemon. Vitamin E bisa diperoleh dari kapsul yang mengandung vitamin E. Kemudian usapkan keseluruh wajah. Biarkan meresap selama 15 menit. Lalu basuh dengan air hangat hingga bersih.
6. Perawatan kuku
Untuk perawatan kuku agar lebih kuat dan tampak lentik, kandungan kalsium sangat berkhasiat untuk menguatkan kuku sehingga tidak mudah patah, terbelah atau mengelupas. Kandungan lactic acid di dalam susu mengelupaskan kutikula yang kasar.
7. Kesehatan rambut
Protein dan asam amino yang ada dalam susu berguna untuk merawat rambut agar lebih sehat dan tebal. serta mengatasi kulit kepala yang terlalu berminyak dan berketombe. Kandungan tersebut berfungsi untuk melapisi rambut dan memperbaiki kerusakan sehingga membuat setiap helai rambut tampak lebih penuh.
8. Perawatan mata
Untuk mengatasi mata sembab dan lingkaran gelap. Kandungan lactic acidnya membantu mengatasi lingkaran gelap. Basahi kapas dengan susu dingin. Kompreskan pada kelopak mata yang sembab selama 3 menit.
9. Perawatan bibir
Untuk perawatan bibir agar lebih halus dan kenyal. Lactic acid mengeksfoliasi dan menghaluskan serta membuat bibir jadi lebih halus
(berbagai sumber)

Susu Kambing Segar dan Murni adalah Minuman Yang Kaya Nutrisi

Berdasarkan kesimpulan dari beberapa referensi, bahwa susu kambing memiliki kandungan mineral yang sempurna dan sangat bermanfaat untuk memperbaiki system jaringan tubuh manusia diantaranya :
a. Mengandung Zincum (Zn) pembentuk system kekebalan tubuh
b. Mineral Alkaline baik untuk penderita Maag Kronis.
c. Zat Flourin serta betakasein baik bagi penderita Bronchitis, Asma, TBC, Pneumonia.
d. Kandungan A2-betakasein dan Asam Amino Esensial pembentuk Insulin berguna bagi penderita diabetes
e. Cynokobalamin pembentu zat Hb bagi penderita Demam berdarah, Anemia, Thalasemia
f. Kalium (K) berguna bagi penderita Arteriosclerosis, Tekanan Darah Tinggi maupun Darah Rendah
g. Enzim Xanthine Oxydase dan niasin (Vit B3) berfungsi mengatasi sel Kanker/Tumor dan mengurangi efek toksis kemoterapi
h. Kandungan Kalsium membantu pertumbuhan tulang dan mencegah Osteoporosis
i. Kandungan MCTnya (Medium Chain Trygliseride) berguna bagi program Dietary dan penyembuhan akibat stroke
j. Kaya dengan lactoglobulin penahan protein penyebab alergi
k. Tingkat keasaman yang menyerupai kulit dapat melembabkan dan mempercantik kulit
l. Mengandung mineral, belerang metionin, riboflavin (Vit B2) dan B3 yang menumbuhkembangkan sel otak serta system saraf bagi kecerdasan anak.
m. Riboflavin (Vit B2) bermanfaat menurunkan frekuensi serangan migrain
n. Lactoferrin (LF), lactoperoxidase, lysozyme dan peptide dapat meningkatkan aktivitas CD4 dan sel T sebagai pembentuk system kekebalan tubuh bagi penderita infeksi virus HIV
Dikutip dari dr. Zen Djaja MD, Praktisi pengobatan herbal dan dr. Imelda Margaretha, Healt Consultan PT Diamond Interest International

Kelebihan Susu Kambing

Kelebihan Susu Kambing
Susu kambing dilaporkan telah banyak digunakan sebagai susu pengganti susu sapi ataupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi. Alergi pada saluran pencernakan bayi dilaporkan dapat berangsur-angsur disembuhkan setelah diberi susu kambing.

Dilaporkan bahwa sekitar 40 persen pasien yang alergi terhadap protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing. Pasien tersebut kemungkinan besar sensitif terhadap lactoglobulin yang terkandung pada susu bangsa sapi tertentu.Diduga protein susu (-lactogloglobulin yang paling bertanggung jawab terhadap kejadian alergi protein susu.Susu kedelai sering pula digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti susu sapi bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi.

Walaupun demikian, masih terdapat sekitar 20 persen-50 persen dari bayi-bayi yang diteliti memperlihatkan gejala tidak toleran terhadap susu kedelai. Oleh sebab itu, susu kambing bubuk lebih direkomendasikan untuk susu bayi. Panas yang digunakan selama proses pengolahan susu mengurangi reaksi alergi. Denaturasi panas merubah struktur dasar protein dengan cara menurunkan tingkatan alerginya.

Susu kambing mengandung lebih banyak asam lemak berantai pendek dan sedang(C4:0-C12:0) jika dibandingkan dengan susu sapi. Perbedaan ini diduga menyebabkan susu kambing lebih mudah dicerna. Ukuran butiran lemak susu kambing lebih kecil jika dibandingkan dengan susu sapi atau susu lainnya.

Sebagai gambaran ukuran butiran lemak susu kambing, sapi, kerbau, dan domba bertutur-turut adalah: 3,49, 4,55, 5,92, dan 3,30 mm.

Dari hasil penelitian Mack pada tahun 1953 disimpulkan bahwa kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki bobot badan, mineralisasi kerangka, kepadatan tulang, vitamin A plasma darah, kalsium, tiamin, riboflavin, niacin, dan konsentrasi hemogloninnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi. Disamping itu, susu kambing memiliki kapasitas bufer yang lebih baik, sehingga bermanfaat bagi penderita gangguan pencernaan.

Kandungan folic acid dan Vitamin B12 yang rendah merupakan kelemahan susu kambing. Selain kelemahan ini, susu kambing dapat dikatakan merupakan makanan yang sempurna. Komposisi dan struktur lemak susu kambing dan sapi memiliki perbedaan. Butiran lemak susu kambing berukuran 2 mikrometer, sementara lemak susu sapi berukuran 2,5 - 3,5 mikrometer.

Dengan ukuran lemak lebih kecil, susu kambing lebih cepat terdispersi dan campurannya lebih homogen (merata). Susu sapi dibuat homogen dengan perlakuan mekanis. hal itu menyebabkan ikatan lemak susu sapi dipecahkan dan enzim yang terikat di dalamnya, oksida santin (xanthine oxidase) memasuki dinding pembuluh darah dan ikut dalam aliran darah. Enzim itu dapat memengaruhi jantung dan saluran arteri.

Akibatnya, tubuh dirangsang melepaskan kolesterol ke dalam darah sebagai bentuk pertahanan terhadap materi lemak. Kejadian itu dapat menyebabkan arteriosklerosis (pengapuran pembuluh nadi). Akan lain kejadiannya jika susu sapi tetap dalam kondisi alami yaitu tidak homogen (unhomogenized). Dengan demikian enzim oksida santin tidak terurai dan dikeluarkan dari tubuh tanpa diserap.

Perbedaan lain adalah susu sapi memiliki banyak lemak dengan rantai asam lemak pendek. Lantas kandungan eter gliserol (glycerol ethers) pada susu kambing jauh lebih banyak dibandingkan susu sapi. Kandungan unsur itu sangat bermanfat bagi bayi dibandingkan susu formula asal sapi.

Susu kambing juga mengandung lebih sedikit asam orotic yang akan berpengaruh baik bagi pencegahan sindrom pelemakan hati. Baik susu sapi dan susu kambing memiliki tingkat keasaman dengan pH antara 6,4 - 6,7. Kandungan protein susu kambing dan sapi relatif sama, meski unsur (alfa-s-1-) kasein pada susu sapi tidak ada pada susu kambing. Sementara vitamin A susu kambing lebih banyak, demikian pula dengan Vitamin B, terutama riboflavin dan niacin, meski harus diakui kandungan vitamin B6 dan B12 pada susu sapi jauh lebih banyak. Susu kambing juga kaya kandungan mineral, kalsium, potasium, magnesium, fosfor, klorin dan mangan. Kandungan unsur sodium, besi, sulfur, seng dan molibdenum lebih rendah.

Kandungan enzim ribonuklease, alkaline phosphatase, lipase dan xanthine oxidase pada susu kambing juga lebih rendah.

Memang, susu kambing tidak akan pernah menggantikan kesuksesan komersial susu sapi. Tapi susu kambing sangat bermanfaat sebagai pangan alternatif pada anak-anak, penderita sakit karena sifatnya mudah dicerna.

Susu kambing juga bisa diolah menjadi berbagai produk, mulai dari minuman, makanan hingga kosmetika. Campuran susu kambing, minyak olive, kelapa, kedelai, bubuk cokelat dan sodium hidroksida merupakan bahan sabun yang lembut, sekaligus menjaga kelembaban kulit.

Susu kambing juga menjadi bahan pembuatan cairan pelembab (lotion), lipstik dan garam untuk mandi.

Dibandingkan sabun biasa yang menyebabkan kulit kering, susu kambing yang diproses menjadi sabun secara manual pada suhu dingin bisa mempertahan kandungan alami gliserin yang baik bagi kulit. Bagi penderita eksim, jerawat atau kulit peka, sabun dari bahan susu kambing bisa membantu mengatasi persoalannya.

Dr Ir Ronny Rachman Noor MRur Sc Laboratorium Pemuliaan dan Genetika Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Susu Kambing Membantu Asupan Gizi pada Bayi

Susu Kambing Penolong Bayi Alergi Susu Sapi

Susu kambing banyak direkomendasikan sebagai bahan substitusi bagi bayi, anak,dan orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi ataupun berbagai jenis makanan lainnya. Pada bayi, alergi terhadap susu sapi (cow milk allergy) banyak dijumpai, akan tetapi mekanisme terjadinya alergi masih belum jelas. Bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi jika diberikan susu sapi terus-menerus akan menyebabkan reaksi pembesaran lamina propia dan peningkatan permeabilitas molekur makro dan aktivitas elektrogenik lapisan epitel.

Gejala klinis seperti ini akan hilang jika bayi tersebut diberikan makanan bebas susu sapi. Jadi, potensi susu kambing sebagai pengganti susu sapi pada bayi ataupun pasien yang alergi terhadap susu sapi sangatlah besar.

Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi yang berumur dua sampai empat minggu, dan gejalanya akan semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan. Bagian tubuh yang terserang alergi ini adalah saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan kulit.

Gejala-gejala yang tampak akibat alergi terhadap protein susu di antaranya muntah, diare, penyerapan nutrisi yang kurang sempurna, asma, bronkitis, migren, dan hipersensitif.

Gejala patologis yang terlihat pada bayi yang alergi terhadap susu sapi diantaranya iritasi usus halus, lambat pertambahan bobot badannya, volume feces yang berlebihan, dan bau yang khas. Akan tetapi, perlu diingat bahwa sering kali gejala ini dicampuradukkan dengan gejala tidak tolerannya seseorang terhadap laktose (lactose intolerance).